Cigarette

Minggu, 12 Februari 2012

KLEPTO!



            Klepto sudah mewabah hingga hinggap dimana mana karena klepto adalah gerak-gerik atau perlakuan yang tanpa kita sadari melakukannya. Sebelum kita lebih jauh kita kenal pengertian "KLEPTO".
Klepto adalah orang yang suka mengambil kepunyaan orang lain yang tanpa sengaja ia lakukan dan tanpa mereka sadari. Kepuasan orang yang suka mengklepto adalah tidak dilihat dari segi ekonomisnya tetapi dilihat dari segi kegunaannya. Banyak anggapan klepto adalah bisa disebut juga dengan kebiasaan yang terus terbawa, jangan jauh-jauh dilihat saja dari dalam kelas contoh ada seorang anak yang baru saja membeli perlengkapan sekolah seperti pensil,pulpen,dll sudah ludes hilang entah kemana saat pulang sekolah. Nah itu bisa saja disebut dengan perlakuan klepto.
          Diri seseorang yang sering mengklepto beranggapan bahwa barang yang terjatuh dan tidak lagi mempunyai pemilik dia beranggapan sah-sah saja karena dia berfikiran menemukan barang dan hak  tersebut menjadi milik dia. Bayangkan saja jika dalam sehari orang yang suka mengklepto 5 pensil dan pulpen BAYANGKAN jika dalam seminggu hingga sebulan dan berlanjut setaun maka dia bisa menjadi pembisnis "ALAT TULIS"
                                                       *applause

Sabtu, 11 Februari 2012

REMEDIAL

         


       Mungkin anda sering mendengar kata "REMEDIAL" saat dalam bangku sekolahan. Yup benar sekali remedial adalah salah satu sifat yang tidak pernah bisa digubris dalam kehidupan seperti peribahasa adalah "sayur tanpa garam". Mungkin bagi kaum awam mendengar kata remedial adalah kata yang tidak enak di dengar oleh telinga karena apa? karena mereka yang baru mendengar belum pernah merasakan apa yang dinamakan REMEDIAL. Sebenarnya remedial bukanlah hal yang negatif tetapi kebanyakan orang memandang remedial adalah sifat negatif.
Dalam hal ini saya berargumen kepada seluruh orang yang sering atau pernah remedial jangan patah semangat karena remedial mencangkup beberapa faktor antara lain :

1.Orang tersebut tidak ingin dikira sombong oleh orang lain.

2.Mungkin remedial adalah keberhasilan yang tertunda.

3.Kurangnya doa dari orangtua karena doa ibu sepanjang jalan.

4.Membuat orang yang sering remedial menambah orang tersebut menjadi giat belajar.

5.Menjadi siswa yang dikenang oleh guru mata pelajaran yang sering remedial.

       Dari beberapa faktor di atas dapat di simpulkan bahwa orang yang sering remedial atau pernah remedial sebenarnya tidak bodoh seperti apa yang orang lain kira, Nah mulai sekarang kata "REMEDIAL" janganlah dipandang oleh sebelah mata tetapi pandanglah remedial itu sebagai tolak ukur untuk masa depan yang cerah karena menurut bahasa yang telah ditelaah dan dimaknai sebagaimana mestinya "JIKA INGIN SUKSES MAKA HARUS MAU GAGAL".
                                                                Terimakasih!