Sabtu, 11 Februari 2012
REMEDIAL
Mungkin anda sering mendengar kata "REMEDIAL" saat dalam bangku sekolahan. Yup benar sekali remedial adalah salah satu sifat yang tidak pernah bisa digubris dalam kehidupan seperti peribahasa adalah "sayur tanpa garam". Mungkin bagi kaum awam mendengar kata remedial adalah kata yang tidak enak di dengar oleh telinga karena apa? karena mereka yang baru mendengar belum pernah merasakan apa yang dinamakan REMEDIAL. Sebenarnya remedial bukanlah hal yang negatif tetapi kebanyakan orang memandang remedial adalah sifat negatif.
Dalam hal ini saya berargumen kepada seluruh orang yang sering atau pernah remedial jangan patah semangat karena remedial mencangkup beberapa faktor antara lain :
1.Orang tersebut tidak ingin dikira sombong oleh orang lain.
2.Mungkin remedial adalah keberhasilan yang tertunda.
3.Kurangnya doa dari orangtua karena doa ibu sepanjang jalan.
4.Membuat orang yang sering remedial menambah orang tersebut menjadi giat belajar.
5.Menjadi siswa yang dikenang oleh guru mata pelajaran yang sering remedial.
Dari beberapa faktor di atas dapat di simpulkan bahwa orang yang sering remedial atau pernah remedial sebenarnya tidak bodoh seperti apa yang orang lain kira, Nah mulai sekarang kata "REMEDIAL" janganlah dipandang oleh sebelah mata tetapi pandanglah remedial itu sebagai tolak ukur untuk masa depan yang cerah karena menurut bahasa yang telah ditelaah dan dimaknai sebagaimana mestinya "JIKA INGIN SUKSES MAKA HARUS MAU GAGAL".
Terimakasih!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar